Monday, February 4, 2013

Jadwal Imunisasi Pada Bayi

Posted by Taufik ahadi at 7:49 PM

 
Imunisasi penting untuk melindungi bayi Anda dari penyakit-penyakit yang dapat berakibat fatal bagi dia / nya. Ini adalah salah satu hal yang paling penting yang dapat Anda lakukan untuk menjamin kesehatan bayi Anda. Childhood penyakit, seperti batuk kekalahan, campak, difteri, cacar air, cacar, polio, dan demam kuning adalah umum di antara bayi. Melalui imunisasi, suatu zat kimia yang memiliki organisme penyebab infeksi tertentu / penyakit disuntikkan ke bayi untuk mengurangi kemungkinan terjangkit penyakit ini. Dosis oral juga dapat diberikan seperti dalam kasus Polio. Selama bertahun-tahun, imunisasi telah sangat mengurangi angka kematian pada bayi.

Beberapa penyakit menular berpotensi menyebabkan masalah kesehatan jangka panjang yang bersifat permanen. Imunisasi membantu untuk menjaga terhadap penyakit berbahaya seperti. Dalam dua dekade terakhir, vaksin telah menunjukkan kemampuan luar biasa dalam mencegah penyakit serius, dan kematian dihindari dalam jutaan kasus. Mereka telah terbukti menjadi salah satu alat yang paling efektif yang pernah dibuat untuk membantu bayi hidup sehat. Artikel ini daftar jadwal imunisasi untuk bayi, pada masa bayi dan kemudian. Baca terus untuk mengetahui tentang timing vaksin penting.

Jadwal Vaksinasi  Untuk Bayi


Pada 1 1/2 Bulan:

    BCG (injection) Jika tidak diberikan pada saat lahir pada bayi.
    D.P.T. - 1 (injection)
    O.P.V. - 1 (dosis)

Pada 2 1/2 Bulan:

    D.P.T. - 2 (injection)
    O.P.V. - 2 (dosis)
    Pada 31/2 bulan:
    D.P.T. - 3 (injection)
    O.P.V. - 3 (dosis)

Pada 9 Bulan: 

 Campak (injection)

16 sampai 24 Bulan:

    D.P.T. Booster (injection)
    O.P.V. Booster (dosis)

Hal ini penting untuk mengikuti jadwal imunisasi akurat. Jika Anda melewatkan tanggal imunisasi, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter Anda segera untuk memperbaiki tanggal baru. Jika bayi sangat sakit ketika imunisasi adalah karena, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter dan menjadwal ulang imunisasi. Tapi jika bayi Anda memiliki pilek atau batuk sedikit, maka Anda dapat melanjutkan dengan vaksinasi. Dalam kasus bayi memiliki reaksi akut dosis imunisasi, konsultasikan dengan dokter Anda sebelum Anda memberinya dosis booster.

0 comments:

Post a Comment

 

Copyright © 2011 Perawatan Bayi Sehat | Design by Kenga Ads-template